KEFAMENANU – Harapan baru bagi puluhan warga Dusun Banopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, mulai terwujud.
Pembangunan sumur bor bantuan donatur resmi dimulai sebagai upaya mengatasi krisis air bersih yang selama ini dialami 96 kepala keluarga di Dusun Banopo tersebut.
Selama bertahun-tahun, warga Banopo menghadapi kesulitan memperoleh air bersih, tidak hanya saat musim kemarau, tetapi juga ketika musim hujan.
Pada musim kemarau, masyarakat harus mencari sumber air yang jumlahnya sangat terbatas.
Sementara saat musim hujan, banjir menyebabkan sumber-sumber air menjadi keruh dan tercemar sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Frater Herman Tugas Ginting OFMConv berinisiatif mencari dukungan dari berbagai pihak agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil setelah mendapat bantuan dari seorang dermawan asal Bandung, Budi Prasetya, yang disalurkan melalui Yanto Tantri Sanak.
Frater Herman Asal Karo Sumatera Utara ini mengaku tak malu untuk meminta minta demi kebutuhan masyarakat di Dusun Banopo.
“Kami tidak pernah malu mengemis untuk masyarakat dan akhirnya lupa memikirkan diri sendiri, demi kemuliaan Tuhan dan kebahagiaan sesama,” ujar Frater Herman.
Pembangunan sumur bor diawali dengan doa bersama dan syukuran yang dihadiri masyarakat, Frater Herman Tugas Ginting OFMConv, serta Yanto Tantri Sanak.
Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur atas dimulainya pembangunan fasilitas air bersih yang telah lama dinantikan warga.
Frater Herman mengatakan, meski masih membutuhkan banyak dukungan untuk mengembangkan kebun baru, pihaknya memilih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
“Walaupun di kebun baru ini kami masih membutuhkan banyak dukungan untuk memulainya, namun kami tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Keberadaan sumur bor ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bersih sepanjang tahun. Selain menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan krisis air di Dusun Banopo, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.











