KEFAMENANU, TTU – Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersiap menyambut kehadiran ratusan pembalap internasional dalam ajang Tour de NTT 2025 yang digelar 10–21 September mendatang.
Tidak hanya sebagai lokasi transit penting, TTU juga ingin menunjukkan keramahan masyarakatnya kepada dunia.
Bupati TTU, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, mengatakan pemerintah daerah bersama masyarakat sudah menyiapkan berbagai hal, mulai dari perbaikan jalan hingga jamuan khusus di lobi kantor Bupati.
“Tour de NTT nanti transitnya masuk ke kantor Bupati, kita sudah siapkan tempat dan jamuan makan bagi para pembalap,” ujarnya.
Pada malam hari, para pembalap juga akan dihibur dengan acara khusus di halaman kantor Bupati. Agenda ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan seni, budaya, dan kuliner khas TTU kepada tamu dari 13 negara.
Sinergi Lintas Sektor
Untuk memastikan kelancaran acara, Polres TTU bersama Kodim, Dishub, dan berbagai pihak terkait turut mendukung penuh dengan menyiapkan pengamanan jalur.
Kasat Lantas Polres TTU, IPTU Niken Ayu Prabandari, menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis sudah dimatangkan.
“Kita fokus pada PAM jalur, sementara pengawalan langsung ditangani Polda,” jelasnya.
Etalase Budaya dan Pariwisata
Tour de NTT 2025 akan melintasi tiga pulau besar, yakni Timor, Sumba, dan Flores, dengan jarak tempuh mencapai 1.500 kilometer.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan bahwa ajang ini bukan hanya soal kompetisi olahraga, melainkan juga ajang promosi wisata dan budaya.
“Ini bukan sekadar balap sepeda, tapi juga cara kita memperlihatkan wajah NTT di mata dunia,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, TTU berharap dapat meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta sekaligus mengangkat citra daerah sebagai tuan rumah yang ramah dan siap menyambut dunia.
Kasat Lantas TTU: Fokus Kami Pengamanan Jalur Tour de NTT











