KEFAMENANU, TTU – Langit di atas Kota Kefamenanu hari ini, Jumat (19/9/2025), dihiasi pemandangan spektakuler. Sebanyak 26 penerjun payung dari Korps Brimob Polri melakukan atraksi udara yang merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 Kota Kefamenanu. Atraksi ini menjadi yang pertama kalinya bagi masyarakat di kota perbatasan ini.
Pertunjukan terjun payung ini merupakan salah satu dari serangkaian acara yang dirancang Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk memeriahkan hari jadi Kota Kefamenanu yang jatuh pada 22 September mendatang. Selain terjun payung, akan ada juga atraksi paramotor.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasale Kebo, menjelaskan bahwa tim penerjun utama didatangkan langsung dari Brimob Mabes Polri di Kelapa Dua, Jakarta. Mereka didukung oleh personel Brimob dari Polda NTT di Kupang dan Brimob Batalyon A dari Atambua.
Dari total 26 penerjun, 21 personel berasal dari Brimob Mabes Polri, sementara 5 lainnya dari Kupang dan Atambua. Tim ini juga melibatkan tiga personel Polwan.
Aksi terjun payung dijadwalkan berlangsung sebanyak tiga kali, menggunakan pesawat milik Polri. Para penerjun akan dilepas dari Bandara Haliwen, Atambua, sebelum mendarat di lokasi yang telah ditentukan.
Atraksi udara ini menjadi kado spesial HUT ke-103 Kota Kefamenanu. Acara ini juga menunjukkan sinergi antara Pemkab TTU dan Polri untuk menyuguhkan hiburan menarik sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Yohanes, salah satu warga Kota Kefamenanu mengaku baru pertamakali melihat penerjun payung seperti hari ini.


















