KEFAMENANU, MITRANEWS.ID – Wajah pusat pemerintahan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kini tampil lebih megah. Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, meresmikan Gapura Kantor Bupati dan Taman Santo Antonius Padua pada Sabtu (28/02/2026).
Acara peresmian diawali dengan prosesi pemberkatan taman yang dipimpin oleh Pater Titus dari Gereja Katolik Santo Antonius Padua Sasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, Ketua DPRD TTU Kristo Efi, jajaran pimpinan OPD, serta para tamu undangan lainnya.
Filosofi Sayap dan Semangat Sonaf Besi
Dalam sambutannya, Bupati Yosep Falentinus menjelaskan bahwa arsitektur gapura yang menyerupai sepasang sayap membubung tinggi memiliki makna simbolis yang mendalam.
Sayap tersebut melambangkan tekad Pemerintah Kabupaten TTU untuk bergerak dinamis dan terbang tinggi membawa aspirasi masyarakat menuju taraf hidup yang lebih mulia.
“Namun, setinggi apa pun sayap ini membawa kita terbang, ia tetap berpijak pada fondasi kokoh nilai luhur leluhur kita di tanah Salu Miomaffo – Kuluan Maubes,” ujar Bupati Yosep.
Ia juga mengaitkan kemegahan gapura ini dengan filosofi Sonaf Besi. Menurutnya, gapura ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pintu gerbang menuju “rumah bersama” yang penuh kehangatan, di mana pelayanan publik dijunjung tinggi dan aspirasi rakyat dihargai.
Taman Santo Antonius: Ruang Refleksi ASN dan Publik
Selain gapura, penataan Taman Santo Antonius Padua yang terletak di area depan kantor bupati juga menjadi sorotan. Pemilihan nama St. Antonius Padua, yang merupakan pelindung Paroki Sasi, membawa pesan tentang kerendahan hati dan kepedulian terhadap sesama.
Bupati berharap taman ini tidak hanya menjadi penghias mata, tetapi juga menjadi ruang terbuka hijau bagi ASN dan masyarakat untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran.
“Saya berharap taman ini menjadi ruang refleksi agar pikiran tetap inovatif dan produktif dalam bekerja. Kebersihan dan keindahan taman ini adalah cerminan dari budaya kerja kita yang tertib dan disiplin,” tambahnya.
Momentum Memperkuat Solidaritas
Di akhir sambutannya, Bupati Yosep mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah, ASN, dan masyarakat TTU untuk menjaga dan merawat fasilitas baru tersebut dengan rasa memiliki. Ia menekankan bahwa pembangunan fisik harus berjalan selaras dengan pelestarian alam dan keharmonisan sosial.
“Peresmian hari ini adalah momentum untuk memperkuat solidaritas. Salu Miomaffo Kuluan Maubes mengajarkan kita bahwa persatuan adalah kekuatan utama dalam menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya sebelum secara resmi membuka fasilitas tersebut bagi publik.











