SOE, NTT – Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS), AKBP Hendra Dorizen, S.H., S.I.K., M.H., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres TTS, menggelar acara Coffee Morning bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) TTS.
Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan menyamakan persepsi ini berlangsung di lobi Mapolres TTS pada Kamis (9/10/2025) pukul 08.00 Wita.
Cari Solusi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kapolres Hendra Dorizen menjelaskan bahwa pertemuan ini sangat penting dalam rangka menyikapi berbagai gejolak dan isu keamanan yang terjadi di Kabupaten TTS saat ini.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah tingginya angka kasus kriminalitas, khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Akhir-akhir ini, angka kasus kriminal di Wilayah hukum Polres TTS pada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik itu kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan kekerasan mental psikologi sangat tinggi, mencapai 53 persen sedang ditangani di Satreskrim Polres TTS,” jelas Kapolres Dorizen.
Oleh karena itu, Kapolres mengundang Forkopimda untuk menyatukan presepsi dan mencari solusi bersama terkait lonjakan kasus ini.
Fungsi Keamanan Tak Lepas dari Sinergi
Kapolres Dorizen menekankan bahwa fungsi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak dapat dijalankan secara terpisah, melainkan harus melibatkan peran dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan berbagai stakeholder lainnya.
“Polisi dalam menjalankan fungsi keamanan tidak terlepas dari peran dan kerja sama dengan pemerintah dan berbagai stake holder lainnya termasuk masyarakat,” ujarnya.
Selain menyatukan persepsi dalam menyikapi isu keamanan yang sedang tren, Coffee Morning ini juga bertujuan untuk menerima aspirasi dan masukan dari Forkopimda dan masyarakat terkait penanganan kasus KDRT, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Acara yang dihadiri oleh Bupati TTS, Ketua DPRD TTS, Ketua PN TTS, Karutan TTS, Dandim 1621 TTS, dan Kejari TTS, ini berlangsung tertib dan lancar.
















