Kefamenanu – Manajemen Yayasan Amnaut Bife Kuan (YABIKU) Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Evaluasi dan Perencanaan (EVAPERCA) Tahun 2025–2026 dengan tema “Perempuan Berdaya, Anak Ceria, Masa Depan Cerah”.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Yabiku di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa, 30 Desember 2025.
EVAPERCA dihadiri Direktur YABIKU NTT Maria Filiana Tahu, PIC YABIKU Dedy, serta seluruh jajaran manajemen dan staf, termasuk tim pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur YABIKU.
Dalam sambutannya, Direktur YABIKU Maria Filiana Tahu menegaskan bahwa evaluasi dan perencanaan merupakan budaya organisasi yang harus dijalankan secara konsisten oleh lembaga yang sehat.
“Organisasi yang baik itu proses manajemennya harus melalui evaluasi dan perencanaan. Dalam manajemen dikenal konsep POAC atau Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan dan Pengawasan. Setelah aksi, kita evaluasi, lalu merencanakan kembali,” ujar Maria yang juga anggota DPRD TTU.
Ia menjelaskan, EVAPERCA merupakan agenda rutin tahunan YABIKU, sementara setiap lima tahun sekali yayasan menyusun Rencana Strategis (Renstra). Menjelang berakhirnya tahun 2025, seluruh jajaran diminta melakukan refleksi menyeluruh atas pelayanan dan program yang telah berjalan sejak Januari hingga Desember.
Maria juga mengungkapkan rasa syukur karena sejak November 2024, YABIKU dipercaya negara untuk menjalankan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Tidak terasa, Februari nanti kita memasuki satu tahun pelaksanaan MBG. Ini bukan waktu yang singkat, dengan pekerjaan yang tidak mudah. Namun karena dikerjakan dengan hati, tantangan itu bisa dilalui,” ungkapnya.
Selain MBG, YABIKU NTT tetap menjalankan berbagai program lain di setiap divisi, seperti perlindungan dan pemberdayaan bersama mitra, serta kegiatan fundraising.
Meski demikian, pada tahun 2025 fokus utama diarahkan untuk memastikan MBG berjalan optimal, sesuai juknis dan standar yang ditetapkan pemerintah.
Dalam EVAPERCA ini, YABIKU juga menegaskan komitmen pada tata kelola yang bersih dan berintegritas melalui penerapan tiga kebijakan utama, yakni antifraud (antikorupsi), safeguarding, dan antikekerasan.
Rangkaian kegiatan EVAPERCA meliputi pemaparan program BPJS Ketenagakerjaan, refleksi implementasi MBG, penyampaian juknis terbaru, paparan alur keuangan program, laporan hasil survei kepuasan mitra sekolah, laporan aktivitas dan penyerapan anggaran YABIKU tahun 2025, serta strategi fundraising sebagai upaya pendukung keberlanjutan program.
Selain itu, peserta mengikuti sesi Refleksi Etos Kerja dan Visioning, yang dirancang sebagai ruang evaluasi internal melalui mekanisme tertulis atau “surat refleksi”, guna menjaga suasana saling menghargai dan membangun.
Kegiatan EVAPERCA ditutup dengan sesi pengorganisasian Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2025–2026, sebagai bentuk penguatan kebersamaan dan soliditas seluruh insan YABIKU.
Melalui EVAPERCA 2025–2026, YABIKU NTT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas program, serta memastikan pelayanan sosial yang berkelanjutan bagi perempuan, anak, dan masyarakat luas di Nusa Tenggara Timur.












