KEFAMENANU – Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 877/Biinmaffo menggelar kegiatan silaturahmi bersama Ikatan Wartawan Timor Tengah Utara (Intan TTU) dalam suasana coffee morning, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara TNI dan insan pers di daerah.
Komandan Yon TP 877/Biinmaffo, Letkol Inf Muhammad Sandi Helly Wijaya, dalam kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat menggelar pertemuan bersama awak media sejak dirinya dan jajaran mulai bertugas pada akhir November 2025.
“Mohon maaf karena sejak kami masuk akhir November 2025, baru saat ini bisa mengumpulkan rekan-rekan pers karena sebelumnya masih disibukkan dengan berbagai agenda tugas,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih intens antara pihaknya dengan media.
“Kami berharap melalui pertemuan ini, kita bisa saling mengenal lebih dekat, sehingga ketika bertemu di mana saja dapat terjalin komunikasi yang baik,” katanya.
Ia menambahkan, hubungan yang harmonis perlu terus dibangun karena dalam setiap dinamika kehidupan pasti terdapat berbagai tantangan.
“Dalam kehidupan tentu ada dinamika, ada plus dan minus. Karena itu, melalui silaturahmi ini kita terus membangun komunikasi yang baik,” tambahnya.
Dirinya pun berharap sinergi antara Yon TP 877/Biinmaffo dan insan pers dapat terus terjaga ke depan.
“Harapan kami, hubungan baik ini tetap terjalin dan kita jaga bersama,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Intan TTU, Stefanus Kosat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komandan Yon TP 877/Biinmaffo beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan Yon TP bersama jajaran atas kegiatan coffee morning hari ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan, insan pers di Kabupaten Timor Tengah Utara siap mendukung publikasi berbagai kegiatan positif yang dilakukan oleh batalyon, khususnya di sektor pertanian, kesehatan, dan peternakan.
“Kami sebagai pekerja media di TTU siap mempublikasikan berbagai kegiatan positif yang dilakukan oleh batalyon,” ujarnya.
Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa fungsi kontrol media akan tetap dijalankan secara profesional.
“Untuk fungsi kontrol, kami tetap menjalankan peran sesuai kaidah jurnalistik, agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah bersama,” pungkasnya.
















