KEFAMENANU– Kabar gembira datang dari keluarga Fransiska J. R. Bere alias Erika (24). Warga Jalan Jati, Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu yang sempat dilaporkan hilang misterius ini akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di Kota Kupang, Jumat (17/4/2026).
Erika, yang merupakan penyandang disabilitas tuna rungu, sebelumnya membuat pihak keluarga panik karena pergi dari rumah tanpa pamit dan tidak bisa dihubungi. Kondisi fisiknya yang membutuhkan pendampingan khusus membuat kepergiannya memicu kekhawatiran besar.
Gerak Cepat Polres TTU
Merespons laporan orang hilang tersebut, jajaran Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui Tim Buser langsung bergerak melakukan pelacakan. Selain menyebarkan foto dan identitas Erika di berbagai platform media sosial, polisi juga melakukan penelusuran teknis.
Upaya ini membuahkan hasil saat Tim Buser berhasil mendeteksi titik koordinat keberadaan Erika di wilayah Kelurahan Oebobo, Kota Kupang.
Ayah Erika, Edwin Bere, menceritakan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari koordinasi yang sangat baik antara kepolisian dan keluarga.
“Setelah mendapatkan informasi titik koordinat dari Tim Buser Polres TTU, kami langsung menghubungi keluarga di Kupang untuk mengecek lokasi. Benar saja, Erika ditemukan sedang bersama komunitasnya di Oebobo,” ujar Edwin dengan nada lega.
Apresiasi untuk Polisi dan Warga
Keluarga besar Erika menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polres TTU serta masyarakat luas yang ikut membantu menyebarkan informasi kehilangan tersebut hingga Erika ditemukan.
“Terima kasih untuk Polres TTU dan seluruh masyarakat atas peran dan respons cepatnya. Ini sangat membantu kami menemukan Erika,” tambah Edwin.
Atas kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian darurat atau kehilangan anggota keluarga melalui layanan Call Center 110 Polri. Layanan ini bebas pulsa dan aktif 24 jam untuk memastikan respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat.











