KEFAMENANU, TTU – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Frater Herman Tugas Ginting OFM Conventual dengan membagikan sebanyak 120 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Dusun Banopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Kapela Maria Asumta Banopo, Rabu (31/12/2025), dan menyasar warga kurang mampu, termasuk duda, janda, serta anak-anak yatim piatu.
Paket sembako yang dibagikan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instan, biskuit, kopi, gula pasir, serta minuman sirup. Khusus bagi anak-anak yatim piatu, selain paket sembako juga diberikan bantuan uang tunai yang diserahkan dalam amplop.
Paket Sembako itu dibagikan usai momen perayaan Natal bersama keluarga besar Kelompok Tani Sehati Banopo, para janda, duda lansia, serta anak yatim piatu.
Frater Herman Tugas Ginting OFM Conventual mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian gereja terhadap masyarakat kecil, terutama dalam momen penuh makna seperti Natal.
“Natal adalah momentum untuk berbagi kasih dan menghadirkan sukacita bagi sesama. Kami ingin memastikan saudara-saudari kita yang kurang mampu juga merasakan kebahagiaan Natal dan tidak merasa sendiri,” ujar Frater Herman.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga serta memperkuat nilai solidaritas dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap ini bisa membantu kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi tanda kasih Tuhan bagi mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Yohanes, salah satu warga penerima bantuan, mengaku bersyukur dan senang atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur. Natal kali ini terasa lebih ringan karena kebutuhan pokok kami dibantu. Beban hidup kami juga jadi berkurang,” ungkap Yohanes.
Ia juga menyampaikan bahwa pembagian sembako tersebut bukan kali pertama dilakukan.
“Dalam setahun kami bisa menerima bantuan sembako dua kali, biasanya saat Natal dan Paskah. Ini sangat membantu kami sebagai masyarakat kecil,” katanya.
Kegiatan pembagian sembako ini disambut antusias oleh warga dan berlangsung dengan tertib.
Selain sebagai bentuk bantuan sosial, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara gereja dan masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten TTU.***















