KEFAMENANU, mitranews.id – Pemerintah Kelurahan Maubeli bersama masyarakat melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam bambu di sepanjang bantaran kali, mulai dari wilayah Dalehi hingga perbatasan kali di belakang SMAN 2 Kefamenanu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kelurahan Maubeli yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah abrasi dan longsor di sepanjang bantaran sungai.
Dalam pelaksanaannya, lokasi penanaman bambu dibagi berdasarkan wilayah Rukun Warga (RW) agar proses penghijauan dapat dilakukan secara terkoordinasi.
Untuk RW 001, penanaman dilakukan mulai dari tikungan kali di lokasi longsoran tebing dekat rumah Yohanes Daong hingga Jembatan Dalehi.
Sementara RW 002 melanjutkan penanaman dari Jembatan Dalehi sampai ujung bronjong dekat rumah Okto Usatnesi dan Mas Jawa.
Selanjutnya RW 003 melaksanakan penanaman dari ujung bronjong dekat rumah Okto Usatnesi dan Mas Jawa hingga bronjong di sekitar rumah Brampi Atitus. RW 004 melanjutkan dari bronjong di bawah rumah Brampi Atitus hingga pertemuan Kali Noemeto dan Kali Kilometer 4.
Adapun RW 005 melakukan penanaman dari pertemuan Kali Noemeto dan Kali Kilometer 4 hingga bantaran kali di belakang SMAN 2.
Sedangkan RW 006 melanjutkan penanaman hingga batas ujung kali wilayah Kelurahan Maubeli.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Maubeli, Andi Panie, saat dikonfirmasi membenarkan kegiatan penghijauan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini membutuhkan keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat agar penanaman bambu dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya bantaran kali agar tetap hijau dan tidak mudah mengalami longsor,” ujarnya.
Pemerintah kelurahan juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan bekerja sama dalam pelaksanaan program penghijauan tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kelurahan Maubeli.











