oleh

Jumat Curhat di Noinbila, Kapolres TTS Sosialisasi Layanan 110 hingga Bahas Krisis Air Bersih

-Daerah-69 Dilihat

TTS – Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Kristiyan B. Martino turun langsung menemui warga Dusun Nenonaheun, Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan, Jumat (28/8/2026) siang.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran Satuan Binmas dan Polsek Mollo Selatan tersebut merupakan bagian dari program Jumat Curhat, yang menjadi wadah bagi kepolisian untuk menyerap langsung berbagai aspirasi, keluhan, sekaligus persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Kapolres berdialog dengan aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga. Sejumlah persoalan dibahas, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), administrasi kependudukan, sengketa tanah, perjudian, hingga persoalan air bersih.

Kapolres Sosialisasikan Layanan Darurat 110

Dalam arahannya, AKBP Kristiyan B. Martino mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center Polisi 110 ketika membutuhkan bantuan kepolisian.

Layanan tersebut dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa. Selain itu, sistem layanan 110 memiliki kemampuan mendeteksi lokasi pemanggil sehingga petugas dapat merespons laporan dengan lebih cepat dan tepat.

Kapolres juga mengingatkan warga mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan, khususnya KTP. Kelengkapan administrasi dinilai penting untuk mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai pelayanan pemerintah, termasuk layanan BPJS.

Terkait persoalan sengketa tanah, masyarakat diminta melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar penyelesaiannya dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan hukum.

Sementara untuk kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa, warga diingatkan mengurus surat izin keramaian. Langkah tersebut diperlukan agar potensi gangguan keamanan dapat dipetakan dan diantisipasi sejak awal.

Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja untuk mencegah pergaulan bebas, tawuran, maupun tindak pidana lainnya.

Warga Keluhkan Perusakan Pipa Air

Dalam sesi dialog, warga bernama Teofilus menyampaikan keluhan terkait perusakan fasilitas pipa air yang hingga kini belum mendapatkan penyelesaian maupun ganti rugi dari pihak yang diduga sebagai pelaku.

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolsek Mollo Selatan meminta warga menempuh penyelesaian sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jika penyelesaian secara kekeluargaan di tingkat desa tidak dipenuhi oleh pelaku, warga disarankan segera membuat laporan resmi ke Polsek agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Keluhan lainnya disampaikan Ibu Dori Aphid Lake terkait praktik perjudian yang masih kerap terjadi dalam acara kedukaan.

Kapolres TTS mengapresiasi langkah pemerintah desa dan masyarakat yang telah menerapkan hukum adat serta denda lokal terhadap pelaku perjudian.

Menurutnya, penerapan aturan tersebut dapat menjadi langkah efektif untuk menekan perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kapolres Upayakan Sumur Bor untuk Bantu Warga

Persoalan lain yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah krisis air bersih yang masih dirasakan warga Desa Noinbila dan wilayah sekitarnya.

Kapolres TTS menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengupayakan pembangunan sumur bor di lingkungan Markas Polres TTS.

Jika terealisasi, sumber air tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, termasuk warga Desa Noinbila dan sekitarnya.

Jumat Curhat kemudian ditutup sekitar pukul 12.05 WITA dalam situasi aman dan kondusif.

Di akhir kegiatan, Kapolres TTS menegaskan bahwa menciptakan keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas kepolisian.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara Polri, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

banner 336x280