Kefamenanu, TTU — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timor Tengah Utara (TTU), Andri Tri Wibowo, menggelar coffee morning perdana bersama para wartawan TTU, Rabu (3/12/2025) di Kantor Kejari TTU. Acara ini menjadi kesempatan pertama bagi Kajari baru tersebut untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan pengalaman panjangnya di lembaga kejaksaan.
Dalam sambutannya, Andri menyampaikan bahwa dirinya resmi dilantik sebagai Kajari TTU pada 31 Oktober 2025. Jabatan ini merupakan penugasan pertamanya sebagai kepala satuan kerja setelah melewati proses kaderisasi panjang di lingkungan Kejaksaan RI.
“Saya ingin memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di sini. Ini jabatan pertama saya sebagai kepala kejaksaan, namun proses kaderisasi kami sudah berjalan sejak lama,” ujarnya.
Perjalanan Karier di Berbagai Wilayah
Di hadapan para jurnalis, Andri memaparkan riwayat penugasan yang telah ia jalani sejak 2011. Ia memulai karier struktural sebagai Kepala Seksi Pidana Umum di Kejaksaan Negeri Negara, Bali. Setelah itu, ia bertugas di berbagai daerah seperti Jombang, Batam, Sidoarjo, hingga Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda.
Andri juga berpengalaman di bidang intelijen, tindak pidana khusus (pidsus), pengawasan, hingga datun. Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban di antaranya:
Kasi Pidsus Kejari Jombang
Kasi Intel Kejari Batam
Kasi Intel Kejari Sidoarjo
Kasi Penyidikan di Kejati Kalimantan Timur
Pejabat di Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Kejagung)
Koordinator di Kejati Kalimantan Utara
Ia juga pernah menjadi bagian dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dibentuk berdasarkan arahan Presiden, bekerja bersama Kementerian dan lembaga lainnya, termasuk BAIS, Bareskrim, BPKP, dan Kementerian Lingkungan Hidup. Satgas ini mengemban tugas untuk mengambil alih kembali jutaan hektare kawasan hutan yang dikuasai secara tidak sah.
“Alhamdulillah, melalui kerja tim, kami berhasil mengembalikan 3 juta hektare lahan sawit dalam kawasan hutan kepada negara,” ungkapnya.
Siap Berkolaborasi Dengan Media
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Andri menegaskan bahwa kejaksaan membutuhkan dukungan publikasi yang objektif dan berimbang. Karena itu, ia berharap hubungan yang baik antara Kejari TTU dan insan pers dapat terus terjalin.
“Saya sudah terbiasa berinteraksi dengan teman-teman wartawan sejak bertugas di berbagai daerah. Kita ini keluarga. Ke depan saya ingin semua program dan kinerja kejaksaan dipublikasikan secara proporsional,” tegasnya.
Fokus Pengabdian untuk Masyarakat
Menutup pertemuan, Kajari TTU menegaskan komitmennya untuk mengabdi sepenuhnya bagi kepentingan masyarakat TTU. Ia menyatakan bahwa seluruh jajaran Kejari akan bekerja sesuai kebijakan pimpinan dan mengedepankan pelayanan hukum yang humanis serta profesional.
“Kami mengabdikan diri untuk masyarakat. Kejaksaan adalah rumah rakyat. Kami akan bekerja untuk memastikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat,” ungkapnya.
Acara coffee morning tersebut menjadi langkah awal Kajari TTU dalam membangun hubungan kemitraan dengan media sekaligus menyampaikan arah kebijakan kerja selama masa kepemimpinannya.
Hadir dalam kegiatan itu para Kasi, seperti kasi intel, kasi pidsus, kasi datun dan kasi pemulihan aset dan barang bukti serta Jaksa dan staf Kejari TTU.


















