KEFAMENANU–Pertamina Patra Niaga terus jalankan komitmen perusahaan dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, salah satunya LPG. Dalam praktik yang berjalan, Pertamina masif melaksanakan monitoring dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik yang dilaksanakan secara internal maupun eksternal dengan melibatkan stakeholder terkait.
Hal ini dilaksanakan upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Beberapa hari terakhir, beredar informasi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan LPG non subsidi (Brightgas), salah satunya dikeluhkan oleh beberapa dapur MBG yang mulai bertambah di TTU.
Menyikapi keluhan ini, Pertamina Patra Niaga lakukan pengecekan pasokan dan isu distribusi di lapangan termasuk mitigasi lanjutan.
Pertamina Patra Niaga, sebagaimana disampaikan melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan, Pertamina komitmen kelancaran pasokan dan distribusi LPG di Kabupaten TTU.
“Pasokan LPG NTT saat ini masih disuplai dari Kota Surabaya. Pekan lalu, sebagai tindaklanjut arahan Mabes Polri, dilaksanakan penertiban dan pengawasan potensi penyalahgunaan LPG, termasuk pemeriksaan kepada angkutan ekspedisi. Hal ini kemudian berimbas pada kendala pemuatan kontainer LPG di Pelabuhan Surabaya selama 4-5 hari karena adanya penertiban oleh Polda Jatim”, terang Ahad.
Selanjutnya Ahad menambahkan, hari ini sudah masuk suplai dari kontainer dengan muatan 660 tabung LPG, masing-masing 560 tabung LPG 12kg dan 100 tabung LPG 5,5kg.
“Dengan adanya suplai masuk ini, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan LPG masyarakat Kabupaten TTU dan sekitarnya. Kemudian, masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian di agen atau _outlet_ Pertamina sebagai perpanjangan tangan agen untuk mendapatkan harga yang tentunya lebih terjangkau dibandingkan pembelian di level pengecer,” tutup Ahad.
Pertamina telah berkoordinasi dengan Agen untuk melayani _outlet_ dan masyarakat sesuai ketentuan dengan harga jual wajar.
Pertamina selalu berupaya menjaga ketahanan stok LPG agar tersedia dan berkoordinasi dengan pihak terkait upaya distribusi bisa tepat waktu dan selalu tersedia untuk masyarakat.
Masyarakat dapat mengakses _update_ harga LPG non subsidi pada website resmi Pertamina untuk memastikan Harga tertera merupakan harga rekomendasi ke konsumen.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.

















