Timor Tengah Utara – Polres Timor Tengah Utara (TTU) melepas 111 calon siswa (casis) Bintara Polri untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan di tingkat Panitia Daerah (Panda) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (8/4/2026), di Lapangan Apel Mapolres TTU.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, menegaskan bahwa para peserta tidak hanya membawa harapan pribadi, tetapi juga nama baik keluarga, daerah, serta kehormatan diri dalam mengikuti proses seleksi menuju institusi Polri.
“Iringi perjuangan keras kalian dengan doa kepada Tuhan agar diberikan hasil terbaik. Berangkatlah dengan kehormatan dan kembalilah dengan membawa kebanggaan bagi Bumi Biinmaffo,” ujar Kapolres.
Dari total 119 casis Polri asal Polres TTU yang mengikuti seleksi lanjutan tahun ini, sebanyak 5 orang merupakan peserta Akademi Kepolisian (Akpol) yang terdiri dari 4 pria dan 1 wanita. Mereka telah lebih dahulu diberangkatkan ke Panda Polda NTT pada 6 April 2026.
Sementara itu, 111 casis Bintara yang diberangkatkan pada Rabu siang terdiri dari 97 pria dan 14 wanita. Adapun 3 casis Tamtama Brimob, seluruhnya pria, dijadwalkan akan diberangkatkan pada 13 April 2026.
Kapolres juga menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri berjalan secara transparan dan akuntabel. Ia mengingatkan para casis untuk mengandalkan kemampuan diri sendiri, menjaga kondisi fisik, serta tetap semangat menghadapi persaingan yang ketat.
“Percayalah pada kemampuan diri sendiri karena proses ini berjalan secara transparan dan akuntabel. Jaga kesehatan serta fisik kalian dengan maksimal, dan jangan pernah menyerah menghadapi ketatnya persaingan,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag SDM Polres TTU, AKP I Wayan Guna, menyampaikan bahwa para casis akan menjalani sejumlah tahapan seleksi di tingkat Panda Polda NTT, mulai dari pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, ujian akademik hingga uji kesamaptaan jasmani.
“Jadwal tahapan seleksi akan diumumkan lebih lanjut oleh Panda Polda NTT sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Polres TTU menegaskan komitmennya dalam mendukung proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, dan kompetitif, sekaligus memberikan kesempatan bagi putra-putri daerah untuk bersaing secara sehat dalam mengabdi sebagai anggota Bhayangkara.

















