oleh

SMP Negeri 6 Kupang Gelar IHT Tiga Hari, Tingkatkan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran dan Asesmen

-Daerah-76 Dilihat

Kupang – UPTD SMP Negeri 6 Kupang menggelar kegiatan In House Training (IHT) tentang penyusunan perangkat pembelajaran, model pembelajaran, soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan asesmen pembelajaran. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juni 2026, di Aula UPTD SMP Negeri 6 Kupang.

Pelaksana Tugas (Plh) Kepala UPTD SMP Negeri 6 Kupang, Yonas K. Atabui, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran yang berkualitas.

Menurutnya, tuntutan kurikulum saat ini mengharuskan guru mampu menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai standar, menerapkan model pembelajaran yang inovatif, serta menyusun instrumen penilaian yang dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.

“Melalui kegiatan ini diharapkan guru semakin terampil dalam menyusun perangkat pembelajaran, menerapkan model pembelajaran yang efektif, menyusun soal HOTS, serta melaksanakan asesmen yang komprehensif,” ujarnya.

Kegiatan IHT ini diikuti seluruh guru mata pelajaran di lingkungan SMP Negeri 6 Kupang. Sementara pemateri berasal dari unsur pengawas sekolah dan narasumber yang memiliki kompetensi sesuai bidang yang dibahas.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan empat materi utama, yakni penyusunan perangkat pembelajaran, penerapan model pembelajaran, penyusunan soal HOTS, dan asesmen pembelajaran.

Pada materi penyusunan perangkat pembelajaran, peserta dibekali pemahaman mengenai penyusunan Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Modul Ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Sementara pada sesi model pembelajaran, peserta mempelajari berbagai pendekatan seperti Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, Inquiry Learning, serta Cooperative Learning yang dapat diterapkan sesuai karakteristik mata pelajaran dan peserta didik.

Materi penyusunan soal HOTS difokuskan pada pengembangan kemampuan guru dalam merancang instrumen penilaian yang mampu mengukur keterampilan analisis, evaluasi, dan kreativitas siswa. Sedangkan pada materi asesmen pembelajaran, peserta dibekali pemahaman mengenai asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif, termasuk teknik penyusunan berbagai instrumen penilaian.

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan andragogi melalui metode pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, praktik langsung, simulasi, studi kasus, penyuntingan hasil kerja, hingga presentasi peserta.

Sekolah menargetkan sedikitnya 90 persen peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan 85 persen peserta mampu memahami materi yang diberikan. Selain itu, seluruh peserta diharapkan menghasilkan perangkat pembelajaran, contoh penerapan model pembelajaran, bank soal HOTS, serta instrumen asesmen yang siap digunakan dalam proses belajar mengajar.

Sebagai tindak lanjut, seluruh hasil karya peserta akan dikumpulkan, ditinjau, dan disahkan oleh kepala sekolah untuk digunakan secara resmi dalam pembelajaran. Sekolah juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi penerapan hasil pelatihan selama satu semester ke depan.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 6 Kupang berharap kualitas pembelajaran di sekolah semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemampuan guru dalam mengembangkan proses pembelajaran yang efektif, kreatif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.

banner 336x280