KEFAMENANU – Kamilus Elu, diusung sebagai calon tunggal Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten TTU periode 2026-2031.
Pengusungan Kamilus Elu berlangsung dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten TTU Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor DPD II Golkar TTU, Sabtu (10/10/2026).
Sebagai calon tunggal, Kamilus menyebut pencalonan tersebut sebagai amanah yang dipercayakan kepadanya.
Ia menegaskan, fokus kepemimpinan ke depan adalah memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan perolehan suara serta jumlah kursi Golkar pada pemilihan umum mendatang.
Menurut Kamilus, Partai Golkar saat ini memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten TTU dan menduduki posisi pimpinan DPRD.
Capaian tersebut, kata dia, menjadi pijakan untuk memperkuat posisi partai pada tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kita akan berusaha meningkatkan jumlah suara maupun jumlah kursi di parlemen. Kita juga akan membenahi kekurangan internal, kemudian melakukan konsolidasi untuk membangun kekuatan baru,” ujar Kamilus.
Ia mengatakan, penguatan organisasi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi harus menjangkau hingga kecamatan dan desa.
Karena itu, setelah proses Musda, pihaknya akan membentuk kepengurusan DPD II Golkar TTU dan melanjutkan konsolidasi melalui musyawarah di tingkat kecamatan serta desa.
Kamilus menilai, pembentukan struktur organisasi hingga tingkat bawah perlu dilakukan secepatnya agar seluruh jajaran partai dapat segera bekerja.
“Kita akan sama-sama membentuk kepengurusan di DPD Kabupaten TTU, kemudian turun untuk melakukan musyawarah di tingkat kecamatan dan desa guna membentuk PAC dan pengurus sampai tingkat desa,” katanya.
Ia menambahkan, konsolidasi organisasi harus diikuti dengan kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat akan menilai kerja partai dan menentukan pilihan mereka pada pemilu mendatang.
Dalam kesempatan itu, Kamilus juga menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar TTU, Maria Yashinta Dewi Maku Djawa, yang selama kurang lebih tiga bulan menjalankan tugas menjaga dan mengonsolidasikan organisasi partai di TTU.
Ia turut berterima kasih kepada jajaran DPD I Golkar NTT dan DPP Partai Golkar yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan hingga pelaksanaan Musda XI Golkar TTU.
Sementara itu, Maria Yashinta Dewi Maku Djawa berharap kepemimpinan baru di bawah Kamilus Elu dapat membawa Golkar TTU semakin solid, memperkuat persaudaraan, serta membangun organisasi yang menjangkau seluruh lapisan kepengurusan.
Maria mengaku mendapat dukungan dan penerimaan yang baik selama menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD II Golkar TTU.
“Saya menaruh harapan besar bahwa Partai Golkar akan lebih besar lagi, lebih kompak lagi, dan persaudaraan serta kekeluargaan dapat dijalankan dengan baik sampai ke tingkat desa,” ujarnya.
Menurut Maria, konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi pekerjaan utama bagi kepengurusan selanjutnya.
Struktur organisasi di tingkat bawah dinilai penting sebagai mesin kerja partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Ia menegaskan, persiapan menuju pemilu harus dimulai sejak sekarang melalui pembenahan organisasi dan penguatan koordinasi antarpengurus.
Dengan mengusung Kamilus Elu sebagai calon tunggal ketua, Musda XI Golkar TTU menjadi momentum untuk menyusun kepengurusan periode 2026-2031 sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa.
Musda XI Golkar dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto (atau Alain Niti Susanto).














