oleh

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kefamenanu, 9 Rumah Rusak Hingga BPBD Salurkan Bantuan Darurat

KEFAMENANU– Hujan lebat disertai angin kencang dan pohon tumbang menerjang sejumlah wilayah di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Bencana cuaca ekstrem ini berdampak pada pemukiman warga di tiga wilayah, yakni Kelurahan Maubeli, Kelurahan Benpasi, dan Kelurahan Kefamenanu Tengah.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD TTU, Cekundus Ignatius Kono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut langsung ditindaklanjuti tim posko BPBD setelah menerima laporan dari masyarakat serta layanan darurat 112.

Meski memicu kerusakan pada sejumlah bangunan warga, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Rincian Kerusakan: 2 Rumah Rusak Berat dan Warga Mengungsi

Berdasarkan hasil pendataan BPBD TTU, tercatat sebanyak sembilan bangunan mengalami kerusakan. Rinciannya, tujuh bangunan terdampak langsung angin kencang dan dua rumah rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Dari tujuh bangunan terdampak angin kencang, dua rumah warga di Kelurahan Maubeli mengalami rusak berat hingga mengharuskan pemiliknya mengungsi ke rumah tetangga.

“Dua rumah rusak berat masing-masing milik Fredirikus Araupah (bangunan darurat 6×8 meter) di RT 009/RW 003 dan Merkurius Mbambi (bangunan permanen 6×7 meter) di RT 030/RW 003 Kelurahan Maubeli,” jelas Cekundus.

Selain itu, sebuah kios permanen milik Gabriel Jehana di Jalan El Tari, Kelurahan Maubeli, juga dilaporkan mengalami rusak berat.

Sementara untuk kategori rusak ringan akibat angin kencang dialami oleh Petrus Antoin Siki dan Anderias Bana (Kelurahan Maubeli), Herman Yosef Lau (Kelurahan Benpasi), serta Monika Leubeti (Kelurahan Kefamenanu Tengah).

Adapun dampak pohon tumbang menyebabkan rumah milik Hendrikus Asten mengalami rusak ringan dan rumah Nontji Sepriani Amtaran (RT 013/RW 005) mengalami rusak sedang di Kelurahan Maubeli.
BPBD Bergerak Cepat Salurkan Logistik Tanggap Darurat

Merespons musibah tersebut, tim posko BPBD yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik langsung turun ke lokasi bencana untuk melakukan pemantauan serta penanganan darurat.

“Tim mulai mendistribusikan bantuan darurat kepada warga terdampak sejak Sabtu malam pukul 20.00 WITA,” ungkap Cekundus.

Bantuan logistik tanggap darurat yang disalurkan mencakup bahan bangunan seperti seng, serta kebutuhan pokok pengungsian meliputi beras, gula, teh, terpal, selimut, kain, tikar, hingga matras.

Prioritas penyaluran bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak parah, termasuk keluarga Fredirikus Araupah dan Merkurius Mbambi yang kini bertahan di rumah kerabat/tetangga setempat.

 

banner 336x280