KEFAMENANU — Aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk sementara waktu resmi dipindahkan dari gedung kantor bupati utama yang kini sedang dalam proses renovasi.
Namun, pemindahan ruang kerja ini sempat memicu beragam spekulasi di ruang publik. Sorotan tajam mengarah pada keputusan Bupati TTU yang kini menjalankan aktivitas pelayanan kedinasan dari Kantor Beta Timor.
Menanggapi isu miring yang berkembang, Bupati TTU, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, memberikan klarifikasi tegas.
Pria yang akrab disapa Falent ini menegaskan bahwa pemilihan Kantor Beta Timor murni didasarkan pada pertimbangan efektivitas pelayanan publik, bukan demi fasilitas pribadi atau keuntungan tertentu.
“Kita memilih Kantor Beta Timor karena di rumah jabatan ada keluarga dan anak kecil. Kalau pelayanan dilakukan di sana, tentu bisa mengganggu konsentrasi kerja maupun kenyamanan masyarakat yang datang mengurus pelayanan,” ujar Falent, Kamis (14/5/2026) dilansir dari NTTsatu.id
Falent menjelaskan bahwa secara aturan rumah jabatan sebenarnya bisa dialihfungsikan sebagai lokasi kerja sementara. Meski demikian, kondisi domestik rumah jabatan yang masih ditempati oleh keluarga dinilai kurang ideal untuk menampung aktivitas pelayanan publik yang masif setiap harinya.
Di sisi lain, Wakil Bupati TTU tetap menjalankan aktivitas kedinasan dari rumah jabatan resminya. Hal ini dikarenakan situasi tempat tinggal wakil bupati dinilai lebih memungkinkan dan tidak memiliki kendala domestik yang serupa.
Bupati Falent juga mematahkan rumor terkait adanya dugaan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menyewa gedung operasional sementara tersebut. Ia memastikan fasilitas yang dipakai saat ini sama sekali tidak membebani kas daerah.
“Kantor itu tidak dibayar dari APBD,” tegas Falent.
Ia menambahkan, pelayanan terhadap masyarakat membutuhkan atmosfer kerja yang kondusif, tertib, dan fokus.
Hal ini penting agar masyarakat TTU tetap mendapatkan pelayanan hakiki secara maksimal meski pusat pemerintahan sedang direnovasi. Kantor Beta Timor akan terus digunakan sebagai sentra kerja bupati hingga proyek renovasi gedung utama rampung total.











