oleh

Perlindungan PMI Ditingkatkan, Disnakertrans TTU Perketat Jalur Keberangkatan Resmi

banner 468x60

KEFAMENANU, TTU – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menggenjot berbagai terobosan untuk meningkatkan perlindungan bagi warganya yang memilih bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kebijakan ini dijalankan beriringan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, termasuk penguatan sektor kerajinan lokal bagi kelompok perempuan penyintas.

banner 336x280

Dalam rangka mewujudkan perlindungan yang maksimal, Disnakertrans Kabupaten TTU kini memperketat seluruh proses penempatan calon pekerja migran.

“Setiap calon pekerja kini diwajibkan menjalani pembinaan, verifikasi data, dan pemeriksaan dokumen secara lebih cermat,” ungkap Simon Soge, Kadis Nakertrans TTU.

Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko yang kerap membayangi para PMI non-prosedural.

Tidak hanya sebatas pengawasan dokumen, Disnakertrans juga memperluas jejaring komunikasi dengan berbagai pihak terkait. Jaringan ini dibentuk guna mempercepat koordinasi dan penanganan apabila terjadi kasus yang memerlukan intervensi segera di negara penempatan.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Tenun

Upaya perlindungan dan pemberdayaan masyarakat tidak hanya difokuskan bagi mereka yang akan merantau. Di Kota Kefamenanu, kelompok perempuan penyintas turut memperoleh perhatian melalui pendampingan intensif untuk mengembangkan kerajinan tenun sebagai sumber penghidupan baru.

Hasil kerajinan tangan lokal tersebut kini telah memiliki ruang promosi yang lebih luas. Pemasarannya dilakukan melalui sebuah Gerai Budaya dan Cenderamata di Kefamenanu yang dikelola oleh Yayasan Tapen Bikomi.

Gerai ini menjadi etalase penting bagi produk lokal, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi para perajin perempuan penyintas di TTU.

Melalui sinergi antara perlindungan pekerja migran dan pemberdayaan ekonomi kreatif, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara bersama dengan Yayasan Tapen Bikomi, berharap kesejahteraan masyarakat, khususnya para migran dan penyintas, dapat meningkat secara berkelanjutan dan hak-hak mereka semakin terlindungi.

banner 336x280