oleh

Respon Cepat Bupati dan Wabup TTS Tangani Kerusakan Jembatan Noebunu

-Daerah-203 Dilihat

SOE, mitranews.id – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bergerak cepat menangani kerusakan berat Jembatan Noebunu di Desa Oe’ler, Kecamatan Amanuban Timur, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Jembatan yang berada di jalur Poros Tengah dengan status jalan Provinsi Nusa Tenggara Timur itu mengalami kerusakan parah akibat diterjang badai hujan dalam beberapa hari terakhir.

Akibatnya, arus transportasi yang menghubungkan Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten Malaka hingga negara tetangga Timor Leste sempat terganggu dan sulit dilalui kendaraan.

Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, kepada media menjelaskan bahwa Jembatan Noebunu merupakan satu-satunya akses vital di jalur Poros Tengah yang menghubungkan TTS, Malaka dan Timor Leste.

“Statusnya memang jalan provinsi, sehingga menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Namun karena jembatan ini berada di wilayah TTS dan hampir setiap menit dilalui masyarakat TTS, maka secara tanggap darurat pemerintah daerah harus segera bertindak agar arus transportasi dan aktivitas ekonomi warga tidak lumpuh,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, laporan warga diterima sekitar pukul 08.00 WITA. Setelah berkoordinasi dengan Bupati TTS, pihaknya langsung memerintahkan Kepala Dinas PUPR beserta staf turun ke lokasi dengan membawa material kayu balok dan papan untuk melakukan perbaikan darurat.

Menurutnya, kerusakan sebenarnya sudah terjadi akibat cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir, namun masih bisa dilalui kendaraan. Kondisi terparah diduga terjadi pada Minggu malam (22/2/2026), sehingga pada Senin pagi jembatan nyaris tidak dapat dilintasi.

“Begitu mendapat laporan, kami bersama Bupati langsung bergerak cepat melakukan perbaikan sementara agar tidak terjadi kemacetan panjang dan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” tambah Army Konay.

Pemkab TTS berharap proses perbaikan darurat yang dilakukan hingga siang dan sore hari dapat mengembalikan kelancaran arus transportasi. Mengingat kondisi cuaca yang belum bersahabat, jalur alternatif juga rawan tergenang banjir saat hujan turun pada siang maupun sore hari.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi Jembatan Noebunu serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

banner 336x280