oleh

6 Desa di Flores Timur Dapat Program Kampung Nelayan Merah Putih 2026, 4 Wilayah Gugur

Flores Timur–Enam desa di Flores Timur, NTT, ditetapkan sebagai calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026. Dari 10 desa yang semula diusulkan pemerintah daerah, empat desa tersingkir setelah survei awal menemukan persoalan lahan, kondisi geografis, hingga status kawasan konservasi.

Empat desa itu yakni Terong, Leworahang, Sulengwaseng, dan Waibao. Pemerintah daerah menyebut persoalan yang ditemukan di masing-masing desa menjadi alasan lokasi tersebut tidak dilanjutkan dalam program KNMP 2026.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Flores Timur, Adrianus B. A. Lamabelawa, mengatakan Desa Terong terkendala status tanah yang belum jelas. Sementara Desa Leworahang menghadapi kondisi topografi yang dinilai terlalu curam.

Adapun Desa Sulengwaseng dan Desa Waibao berada dalam kawasan konservasi yang diatur melalui Keputusan Menteri Perikanan dan Kelautan.

“Dari 10 usulan ini, setelah dilakukan survei awal ternyata diketahui bahwa Desa Terong memiliki status tanah tidak clear and clean,

Desa Leworahang Medan topografisnya sangat curam. Desa Sulengwaseng termasuk dalam kawasan konservasi dan Desa Waibao juga masuk dalam kawasan konservasi sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Perikanan dan Kelautan,”kata Adrianus belum lama ini.

Enam desa lainnya kemudian masuk dalam daftar calon lokasi KNMP tahap pertama tahun 2026. Penetapan itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Perikanan dan Kelautan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Calon Kampung Nelayan Merah Putih Tahap 1 Tahun 2026.

Keenam desa tersebut adalah Desa Labelen di Kecamatan Solor Timur, Desa Lamahala Jaya di Kecamatan Adonara Timur, Desa Waiwuring di Kecamatan Witihama, Desa Sagu di Kecamatan Adonara, Desa Lewolaga di Kecamatan Titehena, serta Desa Ratulodong di Kecamatan Tanjung Bunga.

Untuk pembangunan KNMP di enam lokasi tersebut, total nilai kontrak mencapai Rp32.034.000.000.

Dengan penetapan ini, enam desa tersebut menjadi lokasi pelaksanaan program KNMP di Flores Timur pada 2026, sementara empat desa lainnya harus gugur setelah tahapan survei awal.

banner 336x280