KEFAMENANU– Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, Program Studi (Prodi) Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains, dan Kesehatan Universitas Timor (Unimor) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Mengusung tema “Hewan Sehat, Peternak Sejahtera,” kegiatan kolaboratif antara dosen dan mahasiswa ini difokuskan pada peningkatan kualitas kesehatan ternak serta pemberdayaan pengetahuan peternak lokal.
Koordinator Program Studi Peternakan Unimor, Wolfhardus Vinansius Feka, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian akademisi terhadap tantangan yang dihadapi peternak di tingkat desa.
“Peningkatan kesehatan ternak harus berjalan seiring dengan peningkatan pengetahuan peternak. Kami ingin menciptakan usaha peternakan yang berkelanjutan agar kesejahteraan masyarakat Maubesi terus meningkat,” ujar Wolfhardus kepada media, Sabtu (9/5/2026).
Pelayanan Kesehatan di Empat Dusun
Tim pengabdian menyisir empat dusun di Desa Maubesi untuk memberikan pelayanan kesehatan ternak secara langsung. Fokus utama pelayanan adalah pemberian vitamin guna mendongkrak daya tahan tubuh dan produktivitas hewan ternak warga, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca.
Antusiasme warga terpantau sangat tinggi. Para peternak merasa terbantu karena mendapatkan akses kesehatan hewan yang selama ini menjadi kendala utama dalam usaha mereka.
Pelatihan Pakan Fermentasi dan Olah Limbah
Tak hanya memberikan bantuan medis, akademisi Unimor juga membekali warga dengan keterampilan teknis melalui pelatihan pembuatan pakan fermentasi. Pelatihan ini bertujuan agar peternak mampu memanfaatkan bahan lokal secara efektif dan ekonomis guna menjamin ketersediaan pakan sepanjang tahun.
Para peserta didampingi langsung mulai dari proses pengolahan bahan, teknik fermentasi, hingga cara penyimpanan pakan yang baik.
Selain itu, tim memberikan edukasi mengenai pengolahan limbah peternakan. Limbah yang sebelumnya dianggap sampah kini diperkenalkan sebagai bahan baku pupuk organik yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih.
Melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat Desa Maubesi diharapkan mampu mengelola usaha peternakan secara mandiri, inovatif, dan berkelanjutan menuju terwujudnya kemandirian pangan di wilayah perbatasan.














