KEFAMENANU– Memasuki usia ke-104 tahun, Kota Kefamenanu diharapkan tidak hanya bertumbuh dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Harapan tersebut disampaikan Staf Khusus Bupati TTU Bidang Ekonomi, Fahmi Abdullahi, dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 Kota Kefamenanu tahun 2026.
Fahmi mengatakan, Kefamenanu memiliki berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perdagangan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pertanian, peternakan, pariwisata, ekonomi kreatif hingga jasa.
Menurutnya, tantangan ke depan bukan sekadar meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi memastikan berbagai potensi tersebut mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
«“Saya berharap Kefamenanu tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga semakin kuat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Utara,” ujar Fahmi.»
Kolaborasi Jadi Kunci
Fahmi menilai penguatan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perbankan, lembaga pendidikan hingga masyarakat.
Pemerintah, kata dia, memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem dan regulasi yang mendukung pertumbuhan usaha. Sementara dunia usaha diharapkan mampu membuka investasi dan lapangan pekerjaan.
Di sisi lain, masyarakat juga perlu meningkatkan keterampilan serta kualitas usaha agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia.
Fahmi berharap Kefamenanu ke depan dapat menjadi kota yang semakin ramah terhadap investasi dan UMKM, sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk memulai maupun mengembangkan usaha.
HUT Kota Jangan Berhenti pada Seremoni
Menurut Fahmi, momentum HUT ke-104 Kota Kefamenanu juga harus dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, bukan hanya menjadi agenda seremonial.
Berbagai kegiatan dalam rangka HUT Kota, menurutnya, dapat menjadi ruang promosi sekaligus pasar bagi produk-produk lokal.
«“HUT ke-104 jangan hanya kita maknai sebagai sebuah perayaan, tetapi harus menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.»
Ia mendorong agar pelaku UMKM lokal diberikan semakin banyak ruang dalam berbagai kegiatan pemerintah maupun kegiatan masyarakat.
Tidak hanya akses pasar, UMKM juga perlu mendapatkan dukungan melalui akses permodalan, pendampingan manajemen, digitalisasi, peningkatan kualitas produk, kemasan, pemasaran hingga perluasan jaringan pasar.
Fahmi juga mengajak masyarakat Kefamenanu membangun kebanggaan terhadap produk lokal.
«“Kalau ada produk UMKM Kefamenanu yang kualitasnya baik, maka masyarakat Kefamenanu harus menjadi konsumen pertama dan pasar pertama bagi produk tersebut,” ujarnya.»
Ia menambahkan, belanja daerah juga diharapkan sedapat mungkin memberikan ruang bagi produk dan pelaku usaha lokal sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan semakin banyaknya transaksi yang terjadi di daerah, perputaran uang diharapkan tetap berada di wilayah TTU sehingga memberikan dampak berantai terhadap perekonomian masyarakat.
«“Perputaran ekonomi lokal inilah yang pada akhirnya akan memperkuat daya beli dan menciptakan lapangan pekerjaan,” jelasnya.»
Generasi Muda Diminta Berani Ciptakan Usaha
Fahmi juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda Kefamenanu agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mulai berani menciptakan peluang usaha.
«“Jangan hanya menjadi penonton dari pertumbuhan ekonomi, tetapi mari menjadi pelaku di dalamnya,” tegas Fahmi.»
Menurutnya, perkembangan teknologi dan ekonomi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk membangun usaha sekaligus memperluas pasar hingga ke luar daerah.
Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak mengabaikan kualitas produk, kejujuran, pelayanan serta kepercayaan pelanggan.
«“Jangan takut bersaing, tetapi bersainglah secara sehat. Rezeki masing-masing sudah ada jalannya, sehingga yang harus kita bangun adalah kualitas dan integritas usaha kita,” katanya.»
Fahmi mengajak masyarakat untuk membangun budaya membeli dan menggunakan produk lokal selama produk tersebut berkualitas dan memenuhi standar.
Ekonomi Daerah Butuh Peran Bersama
Fahmi menegaskan, pemerintah tidak dapat membangun ekonomi daerah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan dunia usaha dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
«“Pemerintah tidak mungkin membangun ekonomi daerah sendirian. Pemerintah membutuhkan dunia usaha, dunia usaha membutuhkan masyarakat, dan masyarakat membutuhkan pemerintah yang menciptakan ekosistem yang sehat,” ujarnya.»
Di usia ke-104 Kota Kefamenanu, Fahmi berharap momentum HUT dapat menjadi titik awal untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas kesempatan usaha dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
«“Mari kita jaga akar budaya, kita kuatkan ekonomi kerakyatan, kita buka lebih banyak peluang usaha, dan kita siapkan Kefamenanu yang semakin maju untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya.»













