oleh

Tergerak oleh Duka Keluarga Miskin, Frater Herman Salurkan Bantuan Peti Jenazah dan Sembako

-News-48 Dilihat

KEFAMENANU – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Marselus Tisel, warga Dusun Tublopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Marselus meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Sabtu lalu. Sebelumnya, pemuda tersebut baru saja pulang dari Bali dan tiba di Kefamenanu pada Jumat.

Kepergiannya yang mendadak meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, terutama sang ibu yang telah lama berjuang seorang diri membesarkan anak-anaknya sejak sang suami meninggal dunia saat Marselus masih duduk di bangku sekolah dasar.

Dalam suasana duka dan keterbatasan ekonomi keluarga, bantuan datang dari berbagai pihak. Salah satunya dari tokoh agama, Frater Herman Tugas Ginting OFMConv, yang melalui dukungan para donatur membantu menyediakan peti jenazah serta sejumlah kebutuhan lainnya untuk keluarga yang berduka.

Frater Herman mengaku tergerak setelah menerima permintaan bantuan dari Ketua Lingkungan setempat.

“Siang tadi Ketua Lingkungan, Bapak Kristoforus Humoen, menghubungi saya dan meminta bantuan peti jenazah. Saya kemudian menghubungi beberapa teman dan donatur. Syukur kepada Tuhan, mereka langsung membantu sehingga kami bisa membeli peti jenazah, beras, dan air mineral untuk keluarga,” ujar Frater Herman.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah.

Kehadiran bantuan tersebut sedikit meringankan beban keluarga yang tengah berduka. Warga sekitar juga turut memberikan dukungan moral dan membantu proses pemakaman almarhum.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa hidup dan mati merupakan rahasia Tuhan yang tidak pernah diketahui manusia. Kepergian Marselus yang baru sehari kembali dari perantauan menjadi duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat di Desa Tublopo.

Di tengah kesedihan itu, kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi bukti bahwa rasa kemanusiaan masih tumbuh kuat di tengah kehidupan warga TTU.

 

banner 336x280