oleh

Palang Merah Timor Leste dan PMI TTU Sosialisasi Rabies dan HIV/AIDS di Wini

-Daerah, News-530 Dilihat
banner 468x60

KEFAMENANU, NTT – Palang Merah Timor Leste (Cruz Vermelha de Timor-Leste/CVTL) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar sosialisasi penanggulangan penyakit menular di wilayah perbatasan.

Kegiatan edukatif ini berfokus pada penyakit Rabies dan HIV/AIDS, dan diselenggarakan di Kantor Camat Insana Utara, Wini, Kecamatan Insana Utara, TTU, pada Kamis (23/10/2025).

banner 336x280

Aksi kolaboratif ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat serta petugas di wilayah perbatasan terhadap ancaman penyakit menular.

Melibatkan 100 Peserta dari Berbagai Elemen Perbatasan

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Ketua PMI TTU, Andina Winantuningtyas dan melibatkan partisipasi aktif dari 100 orang peserta yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan di wilayah perbatasan.

Peserta yang hadir antara lain: Pihak Keamanan dan Pemerintahan: Camat Insana Utara, Kapolsek, Danramil, Kepala PLBN Wini, dan Staf Kecamatan/Desa.

Petugas Kesehatan dan Karantina: Koordinator Karantina Kesehatan, Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan PLBN Wini, Kepala dan Staf Puskesmas Wini, serta Kader Posyandu.

Elemen Masyarakat: Tokoh Agama, BPD, Mudika/OMK, Remaja Masjid, Siswa/i SMK Perikanan Wini, dan Masyarakat umum Desa Humusu Wini.

Tujuan: Membangun Kewaspadaan Lintas Negara

Fokus sosialisasi adalah pada penanggulangan Rabies dan penyakit menular lainnya seperti HIV/AIDS, yang sering menjadi isu sensitif di wilayah perbatasan.

Tujuan utama kegiatan ini adalah:

Meningkatkan Pengetahuan: Memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat dan petugas perbatasan mengenai cara penularan, pencegahan, dan penanganan awal Rabies dan HIV/AIDS.

Membangun Kesiapsiagaan: Memperkuat kapasitas dan koordinasi antarinstansi dan masyarakat di perbatasan dalam merespons cepat kasus penyakit menular.

Mendorong Kesadaran Lintas Batas: Menyadarkan pentingnya menjaga protokol kesehatan dan keamanan, baik dari sisi manusia maupun hewan, mengingat tingginya mobilitas pergerakan di area PLBN.

Kolaborasi antara CVTL dan PMI TTU ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kedua negara dalam menjaga wilayah perbatasan agar tetap aman dan bebas dari penyebaran penyakit yang berpotensi menjadi wabah.

banner 336x280