KEFAMENANU – Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dari Fraksi Partai Gerindra, Maria Filiana Tahu, merealisasikan komitmennya kepada kelompok anak muda dengan menyerahkan bantuan modal usaha ayam pedaging di Tunbakun RT 5, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Sabtu (18/4/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Kelompok Gabriel Tae Baria, disaksikan Lurah Kefamenanu Tengah, anggota kelompok peternak, serta PIC Yabiku.
Maria Filiana Tahu mengatakan, bantuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil diskusi bersama kelompok anak muda beberapa waktu lalu. Ia berharap usaha tersebut dapat menjadi wadah kebersamaan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi generasi muda.
“Hari ini kami datang untuk merealisasi janji hasil diskusi kita sebelumnya. Kami percaya ini menjadi wadah kebersamaan dan saling mendukung dalam pengembangan usaha,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut juga merupakan bentuk respon atas aspirasi yang disampaikan perwakilan masyarakat, khususnya kaum muda. Karena itu, tanggung jawab pengelolaan usaha diserahkan sepenuhnya kepada kelompok, dengan tetap didampingi pemerintah setempat.
Di akhir pesannya, Maria mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dalam kelompok agar usaha ayam pedaging dapat berjalan optimal.
“Saya berharap tidak ada konflik internal, sehingga usaha ini bisa berjalan sesuai harapan dan memberikan hasil yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, PIC Dapur MBG Yabiku, Dedy Wisang, berharap kelompok usaha ayam pedaging ini ke depan dapat menjadi salah satu pemasok bagi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di TTU.
“Harapannya kelompok ini bisa menyuplai kebutuhan ayam ke dapur MBG, tentunya dengan memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Lurah Kefamenanu Tengah, Sirilus Antonius Akoit, S.STP., menyampaikan apresiasi atas realisasi bantuan yang dinilai sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses sebelumnya.
Ia menjelaskan, sejak pelaksanaan reses, sejumlah bantuan telah disalurkan, mulai dari usaha ayam pedaging, mesin jahit, kultivator hingga motor air bagi kelompok masyarakat.
“Semua yang didiskusikan saat reses, hari ini sudah mulai terjawab satu per satu. Ini menunjukkan komitmen yang sangat baik,” katanya.
Sirilus juga menekankan pentingnya komunikasi dan komitmen dalam kelompok agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak.
“Kami akan terus memonitor. Yang terpenting adalah menjaga kepercayaan dan komitmen, sehingga ke depan ketika ada usulan lagi, kita punya bukti bahwa bantuan ini berhasil,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan kelompok untuk mampu melihat peluang pasar yang sudah terbuka, termasuk peluang memasok ke program MBG.
“Bantuan yang diberikan ini sudah lengkap, mulai dari modal, peralatan hingga akses pemasaran. Tinggal bagaimana kelompok memanfaatkan peluang ini dengan baik,” pungkasnya.
Pantauan media, enam anggota muda usaha ayam pedaging telah menyiapkan kandang ayam dengan ukuran 3×4 meter persegi.

















